oleh

Kepala Kantor BPN Pangkep, tegas tidak terbitkan Sertipikat Tanah yang disanggah

PANGKEP,desakunews.com– Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pangkep Sitti Aminah secara tegas,mengatakan tidak menerbitkan Sertipikat Tanah yang disanggah oleh Masyarakat.

Hal itu dikatakan pada sosialisasi Penyuluhan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2021 di Kantor Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep, Kamis 14 Januari 2021.

Dikatakan Ma’ràng Tahu 2020, 774 bidang Tànah yang sudàh selesai Setipikatnya di BPN Pangkep dalam Progran PTSL.

Terhusus Kelurahan Talaka dipertibangkan dari berbagai aspek yang tahun lalu sudah selesai Sertipikatnya sebanyak 674 bidang tànah, dan tahun ini diupayakan sebanyak 124 bidang tanah untuk tahap pertama sambil menunggu tahap berikutnya

Kepala Kantor BPN mempertimbangkan Kelurahan Talaka mendapat jatah lebih banyak dari tahun 2020 lalu, ia, sementra menghitung hitung PAGU Anggaran Program PTSL BPN Pangkep “ucapnya” sehingga mendapat tepuk tangan meriah dari peserta sosialisai utàmanya wrga Kelurahan Talaka yang hadir.

Untuk memgantisipasi terbitnya Sertipikat ‘Tanah Sanggahan” maka Surat Kepemilikan harus jelas, misalnya Identitas (KTP) harus sama namanya di surat tanah yang dimilik.

Ia, mencontohkan di surat Tanah tidak ada gelar Haji, sedangkan yang bersangkutan namanya di KTP sudah ada gelar Haji, maka itu harus disamakan dengan nama yang ada di surat kepemilikan sehingga sistem pembuatan Sertipikat tidak eror. dan lancar.untuk perbàikan nama dapat diurus di pemeritah setempat. Lurah, Kepala Desa sampai di Dinas Capil yang terkai Identitas KTP. ” ungkapnya”

Sedangkan Biaya Sertipikat digeratiskan mulai dari tàhapan Sosialisasi sampai proses Penerbitan Sertipikat ditanggung oleh BPN, namun ada catatan,

yaitu ; Biaya pembatas tànah ditanggung oleh pemilik Lahan yang nantinya dibicarakan melalui musyawrah, antara pemilik lahan bersama Pemeritah setempat, karena biaya pembatas berbeda beda, disetiap bidang tanah tergantung luas dan betuk bidang tànah tersebut

Ditambahkan sebelum terbit Sertipikat, maka setiap obyàk tahah, wajib Pemerintah Desa dan Kelurahan menempelkan pengumuman obyak tànah tersebut dikantor Desa dan Kelurahan untuk mengantisipasi terbitnya Sertipikat tanah Sengketa “tegasnya”

Sosialisasi tersebut dihadiri Instansi terkait, Pengadilan Negeri.Kejaksaan, Polri, TNI, Dinas Pertànahan Pangkep, Camat Ma’rang, Lurah Talaka, LSM, dàn segenap Warga Kelurahan Talaka. (hsm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru